SEKILAS INFO
13-06-2024
  • 4 tahun yang lalu / Tiga Indikator Guru Profesional
  • 4 tahun yang lalu / HAB KEMENAG KE-74 DI MTs N 3 PURBALINGGA
6
Mar 2021
0
Kiat PPDB Online MTs Negeri 3 Purbalingga Gelar Istighozah

PURBALINGGA- Dalam rangka sukses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online tahun Pelajaran 2021/2022 MTs Negeri 3 Purbalingga bekerja sama dengan pondok  pesantren An Nur Desa Tidu kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga mengadakan istighozah.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu malam tanggal 14 Februari 2021 bertempat di Mushola Madrasah pada pukul 21.00 sampai selesai, yang diikuti sekitar 50 orang terdiri dari komite madrasah, dewan guru dan pegawai beserta istri maupun suami masing-masing. Istighozah dipimpin langsung oleh Bapak Kyai Nur Nasuha selaku ketua komite sekaligus sebagai pengasuh pondok pesantren An Nur Desa Tidu Kecamatan Bukateja.

Kepala Madrasah H. Sudir, S.Ag,M.S.I dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan dengan permohonan sukses PPDB secara online, permohonan keselamatan untuk seluruh warga madrasah agar tetap diberi kesehatan, dijauhkan dari virus covid 19 sehingga warga madrasah dapat melaksanakan pembelajaran secara online dengan lancar, dan permohonan juga agar pandemi ini segera berakhir.

Dalam penerimaan peserta didik baru tahun ini MTs Negeri 3 Purbalingga siap menerima 96 peserta didik baru untuk kuota 3 ruang kelas. Kami membuka pendaftaran secara online mulai Februari sampai dengan Juni 2021. Persiapan sosialisasi dan pendaftaran secara online sudah dipersiapkan oleh panitia PPDB yang diketuai oleh Waka Kesiswaan yaitu Ibu Lina Imelda, S. Pd, Sekertaris oleh Amin A.Md, bendahara Ika Merdeka Wati, S.SI, anggota Bagus Hambali S.Pd serta selaku seksi pendaftaran Siti Wahyuni, S.Pd dan Supriyanti, S.Pd. Kemudian pengumuman penerimaan peserta didik baru  akan dilaksanakan pada tanggal 03 Juli 2021.

Peserta didik baru yang sudah diterima akan mengikuti tes Baca Tulis Al Quran (BTA) pada tanggal 05 sampai 08 Juli 2021 sebagai bahan data kemampuan masing-masing peserta didik dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. (Supriyanti)