Rangkaian MATAMUDA MTs N 3 Purbalingga Resmi Ditutup, Murid Diajak Cinta Tanah Air Hingga Menangis Haru

PURBALINGGA, 16 Juli 2026 – Rangkaian kegiatan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) MTs N 3 Purbalingga selama 4 hari telah resmi usai. Berbagai materi dan pembinaan karakter yang diberikan selama kegiatan diharapkan menjadi bekal berharga bagi murid baru dalam menempuh pembelajaran di MTs N 3 Purbalingga. Hari terakhir MATAMUDA diisi dengan kegiatan yang sarat nilai kedisiplinan dan nasionalisme. Seluruh peserta mengikuti Latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan Gerakan Cinta Tanah Air yang dipandu langsung oleh personel TNI AU Lanud JBS Wirasaba. Puncak acara ditutup dengan Apel Penutup Bersama Lanud JBS Wirasaba di lapangan madrasah. Suasana haru tercipta saat Bapak Riyanto dari Lanud JBS Wirasaba menyampaikan materi Cinta Tanah Air sebagai Wujud Bela Negara. Dalam pemaparannya, Bapak Riyanto mengajak murid untuk merenungkan jasa para pahlawan dan tanggung jawab generasi muda dalam menjaga keutuhan NKRI. Materi yang disampaikan dengan penuh penghayatan itu berhasil menyentuh hati para murid hingga sebagian dari mereka mengucurkan air mata. Kepala MTs N 3 Purbalingga bapak Suwarno, S. Pd., M. Sc menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan narasumber, khususnya TNI AU Lanud JBS Wirasaba yang telah mendukung penuh kegiatan MATAMUDA tahun ini. “Selama 4 hari anak-anak kita tempa dengan ilmu, disiplin, dan karakter. Puncaknya hari ini dengan materi cinta tanah air.  Semoga ini menjadi awal yang baik untuk mencetak generasi madrasah yang berakhlak, berprestasi, dan berjiwa nasionalis,” ujarnya. Salah satu peserta MATAMUDA, Mayka Bintang Priyatna mengaku banyak pelajaran yang didapat. “Dari materi anti bullying, kepemimpinan, sampai cinta tanah air tadi Pas Pak Riyanto cerita tentang pahlawan, saya jadi sadar harus lebih menghargai perjuangan mereka,” katanya.

Dengan ditutupnya MATAMUDA, seluruh murid baru MTs N 3 Purbalingga siap memulai tahun ajaran baru dengan semangat, disiplin, dan karakter yang lebih kuat.